Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau melaksanakan koordinasi dan edukasi terkait pendaftaran merek kolektif bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Dumai. Kegiatan ini digelar pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Dumai, dan dihadiri oleh jajaran pejabat serta pegawai dari kedua instansi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kanwil Kemenkum Riau dalam memperkuat perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) di tingkat koperasi dan UMKM. Edukasi diberikan secara khusus terkait pendaftaran merek kolektif pada KKMP Kota Dumai, termasuk mekanisme pengajuan pendaftaran di Kelas 35 untuk kategori jasa.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Yuliana Manulang, menyampaikan progres edukasi KI bagi 13 KDMP yang telah aktif di Kota Dumai. Pendampingan teknis diberikan agar pendaftaran merek kolektif sesuai dengan ketentuan hukum, termasuk pemenuhan persyaratan administrasi dan monitoring proses secara berkala.
Kegiatan koordinasi ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Dumai, Teddy Ramby, beserta jajarannya. Kehadiran para pegawai bidang KI Kanwil Kemenkum Riau, yakni Eva Lusiana, Ani Zamzani, M. Agung Franata, Tesa Usallimy, dan Abdul Aziz Syar, memastikan proses koordinasi berjalan efektif dan lancar.
Dalam koordinasi ini, pihak Dinas Koperasi menekankan bahwa KDMP saat ini berada pada tahap awal, sehingga permodalan dan administrasi harus sesuai dengan Undang-Undang Perkoperasian. Pendampingan dari Kanwil Kemenkum Riau dinilai penting untuk mempercepat pemenuhan persyaratan dan memastikan proses pendaftaran merek kolektif berjalan sesuai regulasi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh suasana kebersamaan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kanwil Kemenkum Riau dalam memperkuat edukasi KI, meningkatkan kapasitas koperasi, serta mendorong pemanfaatan hukum kekayaan intelektual sebagai salah satu strategi peningkatan daya saing UMKM di Provinsi Riau.