
Pekanbaru – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau melalui Penyuluh Hukumnya berkolaborasi dengan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pekanbaru dalam kegiatan Sosialisasi Mahasiswa Berintegritas Menghasilkan Pemimpin Masa Depan Tanpa Korupsi yang diselenggarakan pada Sabtu (27/9/2025) di Rusunawa Universitas Riau.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua GMKI Pekanbaru Agustri Sitompul, perwakilan pengurus GMKI dari berbagai universitas, mahasiswa-mahasiswi, serta Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkum Riau Ariston Hotman Turnip yang menjadi narasumber.
Dalam sambutannya, Agustri menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya peserta didik di perguruan tinggi, melainkan calon pemimpin bangsa yang akan menentukan arah masa depan Indonesia. “Integritas adalah fondasi penting dalam membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan untuk mewujudkan negeri yang bersih, adil, dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.
Ariston Hotman Turnip menjelaskan bahwa integritas mencerminkan keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Mahasiswa yang berintegritas bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta berani menolak segala bentuk penyimpangan.
Ia menekankan bahwa korupsi tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi lahir dari perilaku kecil yang mengabaikan nilai moral, seperti mencontek, memanipulasi data, atau mencari keuntungan pribadi. Membangun generasi antikorupsi harus dimulai sejak dini—dari ruang kelas, dari hati yang bersih, dan dari kesadaran bahwa masa depan bangsa bergantung pada integritas pemudanya.
Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kesadaran kolektif mahasiswa sebagai garda terdepan dalam melawan korupsi. Dengan integritas yang kuat, mahasiswa dapat menjadi teladan, menginspirasi lingkungannya, dan melahirkan pemimpin masa depan yang cerdas, tangguh, serta bersih dari praktik korupsi.



