
Pekanbaru – Penguatan pembinaan sumber daya manusia terus dilakukan melalui keikutsertaan dalam Pembukaan Pembekalan Purnabakti di lingkungan Kementerian Hukum Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan secara virtual pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam memberikan pemahaman dan kesiapan bagi pegawai menghadapi masa purnabakti.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, mengikuti kegiatan tersebut bersama jajaran pimpinan dan seluruh pegawai di Aula Ismail Saleh. Kehadiran ini mencerminkan komitmen dalam mendukung pembinaan SDM secara berkelanjutan, meskipun pada periode ini tidak terdapat pegawai yang memasuki masa purnabakti.
Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Biro SDM yang menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan memberikan kesiapan psikologis dan manajerial bagi calon purnabakti di seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, termasuk perencanaan kehidupan pasca-dinas dan pengelolaan masa transisi secara optimal.
Selanjutnya, Direktur Operasional PT Taspen memberikan pemaparan terkait hak-hak ketaspenan, sementara Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum menekankan pentingnya menjaga integritas hingga akhir masa pengabdian. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa profesionalisme dan dedikasi harus tetap dijaga hingga masa tugas berakhir.
Pesan utama juga disampaikan oleh Menteri Hukum melalui tayangan video motivasi yang menegaskan bahwa masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari kontribusi baru di tengah masyarakat. Nilai-nilai integritas, loyalitas, dan dedikasi diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan para purnabakti.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian dari seluruh peserta. Melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh pegawai memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mempersiapkan masa depan, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional hingga akhir masa pengabdian.



